rss
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites
Showing posts with label family. Show all posts
Showing posts with label family. Show all posts

Monday, April 21, 2014

MPASI pertama Azzam

Ga berasa udah 6 bulan umur Azzam, berasa baru kemarin mulas-mulas kontraksi, eh udah mau makan lagi sekarang. Cepat banget waktu berjalan. Sebenarnya sih ulang bulan Azzam tanggal 24 nanti, tapi hari ini udah pas 180 hari, jadi diputuskanlah Azzam mulai makan hari ini.
Peralatan MPASI pun sudah nyicil dari jauh-jauh hari. Dan semuanya bergambar Winnie The Pooh. Suami protes pun ga diwaro,yang penting saya Happy. Hohohoho.
Setelah galau, nanya temen dan browsing sana sini, akhirnya menu pertama MPASI Azzam adalah pure apel. Dan dia suka tampaknya. Terima kasih sekali untuk Azzam yang ga pernah rewel. Dan inilah penampakan MPASI pertama Azzam. Karena kita ga punya timbangan makanan, jadilah semuanya dikira-kira takarannya. Menu besok masih pure apel kayanya...
Dan ini reaksinya pas makan





Sunday, January 5, 2014

My little familly


Setelah sekian lama akhirnya saya menemukan kembali blog ini... Mau nyoba-nyoba nulis lagi berbagi cerita tentang keluarga kecil kami. 
Alhamdullilah Allah telah memberikan saya jodohnya... Dan saya mengakhiri masa lajang saya di tahun kelima saya tinggal di negara sakura ini. Setelah melewati segala sesuatu yang sangat panjang,saya menikah dengan orang yang sangat tidak disangka-sangka. Saya malah menikah dengan orang yang dulu mengenalkan saya dengan orang yang sekarang jadi mantan pacar saya... Hohoho aneh bukan? Tapi menarik dan saya sangat berterima kasih sekali pada Allah karena telah mengirimkan Mas sebagai jodoh saya... Setahun kemudian lahir lah Mas junior yang membuat hidup saya jungkir balik dan lebih penuh rasa. Ahmad Azzam Keita, buah hati kami yang bisa menyatukan kami dan meruntuhkan ego kami.
Semoga keluarga kecil kami selalu dilimpahi berkah juga karuniaNya.

Saturday, August 6, 2011

doa Ibu ku tadi malam

ketika jam menunjukkan angka tengah malam waktu disini,ibuku nelfon..beliau bilang sedang ingat aku...ngobrol ngalor ngidul kesana kemari,tentang kuliah,tentang dede yang mau masuk kuliah,tentang ade yang msh belum punya pacar pun tak luput dibicarakan...ga lama kemudian Ibu mulai berkeluh kesah rumah yang segera menjadi sepi karena penghuninya berkurang 1 orang lagi,dede pergi kuliah jauh di jawa sana...Ibu ku tetap tak berubah 静かがりやなお母さん..ga bisa kalo g banyak orang...kembali ke obrolan ibuku tadi,ngobrol ngalor ngidul kesana kemari ujung-ujungnya,`iraha atuh Ibu gaduh Incu teh`
Hadeuuuuuuuuuuh,ngobrol panjang lebar lebih dari setengah Jam ujung2nya pembicaraannya itu lagi..pembicaraan yang lagi aku hindari..aku hanya diam,aku kira dengan diamku Ibu akan berhenti,eh ternyata masih belum selesai,Ibu bertanya tentang hubunganku dengan teman jepang ku...ckckckkckck...panjang sekali kultum hari ini pikirku...

Entah karena kesel aku cuekin,akhirnya Ibu,`nya atos atuh,kade jaga kesehatan,` dan petuah2 lainnya....
yang paling ngena banget di hati,pas Ibu bilang

Teteh,tiap Ibu sholat,tiap Bapa ka mesjid,teu pernah hilap ngadoakeun supaya Teteh enggal2 kenging jodo nu pasti.nu tiasa ngabagjakeun Teteh,nu sa agama,nu tiasa nungtun Teteh kana kasaean.Mugi2 Teteh enggal nikah...

Aku cuma bisa mengamininya dengan kelu...Ibu,ada banyak rahasia di diriku..Ya seperti Ibu pernah bilang,cintaku sudah habis dibawanya...lelaki itu

Sunday, September 19, 2010

dungdung

semuanya bukan untuk senyum kami,tapi untuk senyummu kelak
tak ada yang instan dbumi ini,semua harus pakai usaha...jangan manja,belajar berfikir buat diri sendiri...
ketika beranjak dewasa,hidup itu tak selamanya manis

Monday, June 14, 2010

Jarak itu

Tak sekedar jarak yang terbentang,Ada samudra luas jadi pemisah
Ibu,2 thn lebih 2 bulan sudah aku tak mencicipi masakanmu...hanya cerita betapa enaknya masakan itu saja yang terdengar
Bapa,dalam waktu yang sama pula aku merindukan sosokmu sepulang jumatan sambil menenteng sekeresek jus,juga sosokmu yang tak lepas dari untaian zikir
Dungdung,g sempet Teteh nliat Dede pake baju putih abu kecuali d foto,dan sebentar lagi putih abu itu pun berganti
Bulatok,selang beberapa bulan Teteh pergi,Ade ganti baju putih abunya dengan seragam polisi,betapa gagahnya adikku d foto itu..
Ema,"kumaha cageur,kade jeung orang pulo jawa deui,teu menang k orang jepang",selalu kata yang sama disetiap percakapan lewat telfon...

Kangeen rumaaah,sangaaat....
Teriakan dan omelan Ibu jadi ciri khas tiap pagi...

Tahun ini ijinkan aku pulang sejenaaak
melepas rindu dengan keluarga tercinta

Sunday, May 23, 2010

Malam itu

Percakapan malam tadi membuatku terkaget2..
Tiba2 ibuku berkata,"Teteh,gimana kalo lamaran aja dulu...!udah gitu S2 nya di Indonesia aja.!"
duhai Ibuku tercinta....nasib kuliahku bagaimana kabarnya...
Hatiku pun belum sepenuhnya mencintai dia,malah tidak ada nama dia dhatiku...
Ibu....aku butuh waktu,entah sampai kapan..hingga nama orang itu bilang dari benakku
kalau dia jodohku,dia pasti tetap menunggu hingga sekolahku usai...
Tolong mengerti,aku masih ingin kuliah


*untuk ibu dan bapa yang tak sabar menimang cucu

Friday, April 23, 2010

Dan adikku

Masih ingat De,
aku menuntunmu menapaki jalan sekitar alun2 untuk pergi sekolah agama
di alun2 yang sama pula kita belajar sepatu roda sehabis Bapa pulang dari masjid ba'da subuh

Masih ingat De,
seruntunan pertengkaran yg kerap meletus
dua pribadi keras yg kerap bertikai

Aku masih ingat De,
sosokmu ketika karnaval mmakai baju polisi itu
tak lupa dengan kumis buatan Ibu
tanganmu mmegang balon dan pistol mainan

itu bbrp belas taun kebelakang

sekarang yg kulihat darimu De,
sosok tampan dan gagah
dengan baju seragammu
bukan lagi pistol mainan yang kau pegang

selamat menjadi aparat De,jalankan tugasmu dengan jujur
jangan silau dengan harta yang bukan hak mu
jadilah aparat yang melayani rakyat

Tuesday, March 30, 2010

pray for mommy

I'm ok here Mom...
pliz don't worry bout me...
just take care yourself...

考えすぎないで!
私たちはもう大人から。。。

あなたの側にいてほしい。。

学校が終わったら、すぐ帰るわ。。。

Sunday, March 28, 2010

Mommy

Ibuku....
wanita hebat....

meskipun hanya lulusan SD,
beliau bisa mendidik anak2nya hingga menjadi sosok seperti sekarang

Adikku yang cewe,
masuk kelas percepatan
Adikku yang cowo,
menjadi abdi negara sebagai polisi,
mengambil kuliah S1
Aku sendiri...
setelah lulus S1,terkatung d negeri sakura
mengadu nasib sambil kuliah

Ibuku...
wanita kuat...

dari kecil tak pernah lepas dari cobaan
selalu ada ujian dalam setiap hidupnya
meski berderai air mata,ku tau engkau bisa melewatinya

Ibuku...
wanita tegar...

sejak aku kecil...
masalah datang silih berganti...
meskii dengan sejuta keluhan
Ku tau pasti engkau takkan lari...

Ibuku...
wanita tabah...

26 tahun mendampingi Bapakku...
meski tak mudah...
engkau tetap setia...

Ibu....
terima kasiiih...
engkau telah memberikan aku kesempatan lahir ke bumi ini..

Ibu...
terima kasih...
berkat nasihat,petuah dan omelan mu
aku bisa menjadi aku yang sekarang....


Ibu.....
berkatmulah aku ada...

karena doa mu lah
aku bisa menjalani apapun..


*this love for U Mommy

dungdung

ga kerasa udah 15 tahun berlalu...

nakimushina Dungdung da....

semenjak tteh jauh dari rumah...intensitas kita ngobrol bertambah
sebisa mungkin teteh ngecek Dede terus...

"kumaha Neng diajarna,betah teu di kelas?"
"kumaha Neng les ini...les itu?"
"Kumaha Neng jeung kabogoh Teh?"
"kumaha Neng jeung barudak,akur?"

hal yang ga pernah Teteh lakuin pas ada di rumah...

Teteh selalu berkutat dengan dunia Teteh....
ga peduli gimana Dd,mau seperti apa Dd...
Dd lebih sering ma pembantu...


Dung...
Dd pernah bilang k Tteh..
"Teh,mantan Tteh ngomong mun Dd mirip Tteh..."
dan reaksimu Dung...
"Dd kan leuwih geulis,leuwih lucu...dsb..."

Dungdung....Dungdung....

masih suka pundungankah Dd...?

Dung....
mengingat Dd ngehadapin segala masalah di rumah sendiri..
ga tega...
tapi Tteh yakin...
Dd lebih kuat ketimbang Teteh...
Selalu sabar ya....

Dung...
jangan pernah Dd tiru Tteh...Aa...
Dd harus bisa bikin masa depan Dd sendiri...
putusin segala sesuatunya sendiri..




Teriring doa untuk adikku yang beranjak gede...

*seperti baru kemarin aku mengajarkanmu berjalan tertatih2 menyusuri gang itu di sore hari

Tuesday, March 23, 2010

Bapakku No 1

Bapakku selalu nomer 1 di hati,
meskipun dalam agama dikatakan "ibu,ibu,ibu kemudian Bapak"
bukan,bukan berartii aku mengesampingkan Ibu yang telah melahirkan ku ke dunia
tapi karena aku lebih mengidolakan bapak
ya Bapakku yang selalu nomer 1

Bapakku orang paling sabar sedunia...
ga pernah mengeluh sedikit pun
ga pernah menyesali apa yang pernah terjadi..
ga pernah kesal dengan kekalahan beliau...

ya,Bapakku orang paling sabar sedunia...
beliau pernah berkata,"Sing sabar Teh,ari nu namina sabar mah teu aya batasna."

Bapakku orang yang paling ikhlas yang pernah kutemui...
Beliau selalu ikhlas menjadi nomer 2,ketika anak2nya lebih mementingkan Ibu..
Beliau selalu ikhlas ketika adik2nya bisa menuntaskan pendidikan yang lebih dari Beliau
Beliau selalu ikhlas ketika mendengar keluhan semua orang...
dan tak pernah sedikit pun keluhan itu terlontar
hanya..."keun Teh,da jalmi mah aya giliranana...sing ikhlas"

Bapakku selalu nomer 1
hingga sekarang pun,aku mencari sosok suami seperti Bapak,
ga' perlu persis,
sabar dan ikhlasnya yang tak ada batasnya itu yang aku cari...

Bapak...
2 tahun sudah tak bersua...
seperti apakah dirimu sekarang?
masih gagahkah?
masih akankah kau mendengarkan semua celotehku dan kita terlibat debat yang tak jelas berujung kemana...

Bapak....
maafin Teteh,ga pernah bisa jaga amanah Bapak...
ga bisa jaga kepercayaan Bapak...

"kangen ini untuk Bapak"



*ketika bangun tidur sore hari teringat Bapak di rumah